Anjar Syaefa

Sabtu, 13 Desember 2014

Pengertian Amplifier



Assalammu'alaikum wr.wb

Penguat (bahasa Inggris: Amplifier) adalah rangkaian komponen elektronika yang dipakai untuk menguatkan daya (atau tenaga secara umum). Dalam bidang audio, amplifier akan menguatkan signal suara berbentuk analog dari sumber suara yaitu memperkuat signal/gain arus (I) dan tegangan (V) listrik berbentuk sinyal AC dari inputnya menjadi arus listrik AC dan tegangan yang lebih besar, juga dayanya akan menjadi lebih besar di bagian outputnya. Besarnya penguatan ini sering dikenal dengan istilah gain. Nilai dari gain yang dinyatakan sebagai fungsi penguat frekuensi audio, gain power amplifier antara 20 kali sampai 100 kali dari signal input.




Sebuah penguat suara elektronik

Jadi gain merupakan hasil bagi dari daya di bagian output (Pout) dengan daya di bagian inputnya (Pin) dalam bentuk bentuk frekuensi listrik AC. Ukuran dari gain (G) ini satuannya adalah decibel (dB). Dalam bentuk rumus dinyatakan sebagai berikut:

G(dB)=10log(Pout/Pin)).



Pout adalah Power atau daya pada bagian output, dan Pin adalah daya pada bagian inputnya.

Sebelum dayanya dikuatkan pada Power Amplifier ada bagian pengatur suara yaitu biasanya terdiri dari Volume, Bass, Trible, balance, loudness. Dalam bagian rangkaian Power Amplifier pada proses penguatan audio ini terbagi menjadi dua kelompok bagian penting yaitu bagian penguat signal tegangan (V) disebut driver kebanyakan menggunakan susunan transistor darlington, dan bagian penguat arus atau penguat daya susunannya transistor paralel, masing-masing transisistor berdaya besar dan menggunakan sirip pendingin untuk membuang panas ke udara, sekarang ini banyak yang menggunakan transistor simetris komplementer.




1.Rangkaian Tone Control

Rangkaian Tone Control adalah jenis rangkaian pengatur suara atau nada aktif pada sistem audio. Tone control pada dasarnya berfungsi sebagai pengatur penguatan level nada bass dan level nada treble

2.Fungsi utama dari power supply adalah mengubah aliran listrik arus bolak-balik (AC) yang tersedia dari aliran listrik (di Indonesia, PLN). Menjadi arus listrik searah (DC)

3.power amplifier adalah penguat akhir bagian sisitem tata suara yang berfungsi sebagai penguat sinyal audio yang pada dasarnya penguat tegangan dan arus sinyal audio yang bertujuan untuk menggerakkan pengeras suara (loud speaker)

Bentuk fisik amplifier

 
B .Kelebihan & Kekurangan Amplifier

Kelebihan :
1. Memiliki sifat menguatkan tegangan puncak amplitudo dari sinyal masukan
2. Dapat menghasilkan penguatan tegangan antara sinyal masukan dan keluaran
3. Mempunyai impedansi input yang relatif tinggi sehingga cocok untuk penguat sinyal kecil

4. Adanya isolasi yang tinggi dari output ke input sehingga meminimalkan efek umpan balik.

5. Mempunyai impedansi input tinggi dan mempunyai impedansi output yang rendah.
6. Sinyal outputnya sefasa dengan sinyal
7. Mempunyai penguatan arus yang tinggi

8.Suara yang dihasilkan sangat bagus,dan juga tergantung dari kualitas power yang digunakan


Kekurangan :
1. Mempunyai stabilitas penguatan yang rendah karena bergantung pada kestabilan suhu dan bias transistor.
2. Terjadi osilasi karena adanya umpan balik positif.
3. Tidak ada penguatan arus
4. Masukan tinggi dan ketahanan output yang rendah

5.Seringnya transistor terbakar

6.Suara yang dihasilkan amplifier tidak baik,diakibatkan rusaknya komponen pada bagian catudaya.

7.Pengaturan suara sering mengalami kerusakan diakibatkan potensiometer pada tone control haus.


Sekian dari kami akhir kata
Wasalammu'alaikum wr.wb   


Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Penguat
http://pabrisianturi.blogspot.com/2014/06/v-behaviorurldefaultvmlo.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar